
Bandung – Biro Badan Usaha Milik Daerah, Investasi, dan Administrasi Pembangunan (Biro BIA) Setda Provinsi Jawa Barat melaksanakan Evaluasi Kinerja Semester II Tahun 2025 terhadap PT Tirta Gemah Ripah (TGR) di Bandung untuk menilai capaian operasional perusahaan, mengidentifikasi tantangan teknis, serta merumuskan langkah penguatan investasi dan pengembangan layanan energi serta air daerah. (18/02/2026)
Dalam forum evaluasi tersebut, TGR melaporkan bahwa produksi listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTM) mampu melampaui target operasional. Capaian ini menjadi indikator positif bagi kinerja perusahaan dalam menjaga keandalan pasokan energi sekaligus mendukung layanan dasar masyarakat.
Selain itu, perusahaan juga tengah menyiapkan sistem monitoring berbasis data historis untuk mendukung program pemeliharaan preventif. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan keandalan operasional serta mengurangi potensi gangguan teknis pada unit pembangkit maupun infrastruktur layanan air.
Direktur PT Tirta Gemah Ripah menyampaikan bahwa penguatan operasional ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam menjaga keberlanjutan layanan.
“Kami terus mendorong peningkatan kinerja melalui perbaikan sistem, investasi peralatan, serta penguatan pemeliharaan agar layanan energi dan air dapat semakin andal dan berkelanjutan,” ujarnya.
Ke depan, TGR juga mendorong percepatan sejumlah proyek strategis di berbagai wilayah seperti Karawang, Purwakarta, Bogor, dan kawasan Bogor–Depok. Akselerasi proyek tersebut diarahkan untuk memperluas kapasitas layanan air, meningkatkan pemanfaatan sumber daya energi, serta memperkuat peran BUMD dalam mendukung pembangunan daerah.
Dengan capaian operasional yang positif serta langkah penguatan investasi yang berkelanjutan, diharapkan PT Tirta Gemah Ripah semakin berkontribusi dalam menjaga ketahanan layanan air dan energi sekaligus mendorong pembangunan yang berdaya saing di Jawa Barat.
Penulis: Humas Biro BIA



