
BANDUNG (29/07/2025) - Kementerian Investasi/BKPM mengumumkan capaian realisasi investasi nasional pada triwulan II (April–Juni) tahun 2025 yang menembus angka Rp477,7 triliun atau sebesar 25,1% dari target nasional Rp1.905,6 triliun. Jawa Barat kembali mencatatkan kinerja impresif sebagai lokasi tujuan investasi tertinggi, dengan total realisasi sebesar Rp72,5 triliun atau 15,2% dari total nasional.
Posisi Jawa Barat diikuti oleh DKI Jakarta dengan Rp71,1 triliun (14,9%), kemudian Jawa Timur Rp38,6 triliun (8,1%), Sulawesi Tengah Rp31,6 triliun (6,6%), dan Banten Rp29,7 triliun (6,2%).
Realisasi investasi ini tidak hanya mencerminkan kepercayaan investor terhadap iklim usaha di Indonesia, tetapi juga turut mendorong penciptaan lapangan kerja. Tercatat sebanyak 665.764 tenaga kerja Indonesia (TKI) berhasil diserap dalam berbagai sektor selama periode ini.
Menteri Investasi/Kepala BKPM, Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa kinerja positif ini merupakan hasil dari strategi pemerintah dalam memperkuat hilirisasi industri, mendorong deregulasi kebijakan, serta percepatan transformasi digital. "Di tengah tekanan ekonomi global, fondasi ekonomi Indonesia tetap kokoh sebagai penopang pertumbuhan investasi yang inklusif dan berkelanjutan," ujar Rosan.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui berbagai perangkat daerah termasuk BUMD terus berkomitmen meningkatkan pelayanan dan kesiapan infrastruktur guna menjaga momentum investasi, menciptakan iklim usaha yang sehat, serta memastikan dampak sosial-ekonomi yang nyata bagi masyarakat.
Penulis: Humas Biro Bia



