
Bandung – Jawa Barat kembali mencatatkan kinerja positif dalam realisasi investasi nasional berdasarkan data Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia. Sepanjang periode Januari hingga Desember 2025, Jawa Barat menempati peringkat pertama realisasi Penanaman Modal Asing (PMA) dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) secara nasional. (20/01/2026)
Berdasarkan data BKPM RI, realisasi investasi di Jawa Barat pada tahun 2025 mencapai Rp296,8 triliun atau setara 15,4 persen dari total realisasi investasi nasional. Capaian tersebut menempatkan Jawa Barat di atas DKI Jakarta dengan nilai Rp270,9 triliun dan Jawa Timur sebesar Rp145,1 triliun.
Capaian positif juga tercatat pada Triwulan IV Tahun 2025. Pada periode tersebut, Jawa Barat kembali menempati posisi teratas dengan realisasi investasi sebesar Rp78,7 triliun atau 15,8 persen dari total nasional. Nilai ini lebih tinggi dibandingkan DKI Jakarta sebesar Rp66,8 triliun dan Jawa Timur sebesar Rp40,0 triliun.
Data BKPM RI menunjukkan bahwa investasi yang masuk ke Jawa Barat berasal dari Penanaman Modal Asing maupun Penanaman Modal Dalam Negeri, yang mencerminkan kuatnya daya tarik daerah terhadap aktivitas usaha dan industri.
Realisasi investasi tersebut menjadi salah satu indikator penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah serta memperkuat peran Jawa Barat sebagai salah satu pusat kegiatan ekonomi nasional.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mendorong penguatan iklim investasi yang berkelanjutan melalui peningkatan pelayanan, kemudahan perizinan, serta sinergi lintas sektor agar investasi yang masuk dapat memberikan manfaat optimal bagi pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Penulis: Humas Biro BIA



